DPRK Nagan Raya Dan Masyarakat Tinjau PT Raja Marga

DPRK Nagan Raya Dan Masyarakat Tinjau PT Raja Marga

 

Anggota DPRK Nagan Raya bersama LKH dan Camat serta Pihak Perusahaan PT Raja Marga saat melihat langsung kolam limbah di PT Raja Marga Desa Alue Rambot Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, 

NAGAN RAYA suaralintas:: Akibat tak tahan dengan  bau limbah dan pencemaran udara dan lingkungan yang mengakibat kan warga Desa Alue Rambot Kecamatan Darul mengeluh, dalam hal ini DPRK Nagan Raya bersama Masyarakat, LKH serta Camat dan Kades setempat langsung datangi PT Raja Marga, Jum’at (3/4 )

Setelah meninjau lokasi dari kolam limbah pertama dan terakhirnya, akhirnya anggota dewan menemukan limbah dan kolam yang tidak sesuai dengan prosedur.Setelah dilakukan peninjauan akhirnya sejumlah anggota dewan yang hadir, Zulkarnain Ketua Komisi III bidang Pembangunan , Saiful Bahri, Sarimin dan Sulaiman TA dan dari wakil ketua komisi II Bidang Ekonomi dsn Keuangan Raja Sayang sementara dari LKH Kabid Amdal Jufrizal dan Camat Darul Makmur Tawaruddin.

Kita turun berkat laporan masyarakat, bahwa sistem pengelola itu sangat amruradul jadi alur nya tidak jelas antara satu kolam dengan kolam yang lain bercampur aduk sedangkan kolam terakhir yang seharus airnya sudah steril ternyata setelah kita cek air sangat kotor, tidak ada penghidupan apapun di situ air dibuang ke sungai yang menyebabkan sungai ikut tercemari  akibat perbuatan itu,”kata Ketua Komisi III Zulkarnai bidang Lingkungan didampingi anggota dewan 

Zulkarnain menambahkan, pencemaran udara itu akibat pembakaran janjang kosong ada perusahaan sudah mengakui, bahwa itu tebaran debu ke perkampungan dan mereka juga telah mengupayakan steng untuk menutup sumur masyarakat dan itu kita akui akan tetapi bukan dengan menutup sumur sudah aman itu tidak ada yang lebih bahaya yang lain dan terutama pernafasan masyarakat.

“Dalam hal ini kiita sudah beri waktu lima hari tentang persoalan lingkungan itu harus sudah teratasi  bahwa tidak ada boleh lagi ada limbah yang dibuang, tidak ada bau yang menyengat itu dan debu-debu ke masyarakat itu kita beri waktu untuk perusahaan PT Raja Marga,”jelas Zulkarnai

Kabid Amdal Jufrizal Spd menjelaskan, sebelumnya sudah kita keluarkan rekomendasi untuk diperbaiki beberapa item sesuai dengan dokumen mereka yaitu PUPL sampai hari ini apakah sudah diperbaiki atau belum namun kami belum terima, kita akan menunggu rekomendasi selanjutnya dari DPRK Nagan Raya dan juga akan kita laporkan ke pimpinan dan Bupati Nagan Raya,”jelasnya 

Sementara Manager PT Raja Marga Bidang Operasi Surianto Sisworo yang pasti akan kita mengfor ap yang disampaikan dari DPRK Nagan Raya agar bisa melakukan dengan sempurna dalam pekerjaan di sini.Kalau untuk pembakaran fiber ini, untuk sementara di suruh di hentikan dan kita hentikan kita patuhi juga akan tetapi ini bukan waktu jangka panjang.

Terkait yang debu bertebaran ke rumah masyarakat itu  sebetul nya bukan debu pembakaran fiber, itu punya dari abu 8  tahun yang lalu yang keluar hingga sekarang dan bukan yang dibakar sekarang ini .Red

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan